Haidar Ali – a name a thousand story

life is more beatiful than everything you've judge ::

sekulerisme

Fashiluddin ‘anil hayah, atau lebih dikenal dengan istilah sekulerisme bisa dibilang merupakan penyebab utama segala permasalahan ekonomi, social, politik, budaya dan tentu pula agama dalam hal peribadatan. Faham sekulerisme lahir di Prancis pada masa yang dinamakan zaman kegelapan eropa, pada masa itu berlaku system theokrasi dimana masyarakat mengakui bahwa pendeta merupakan wakkil tuhan di dunia sehingga wajib untuk dipatuhi, akan tetapi pada kenyataannya pada saat itu para pendeta tidak berlaku adil kepada umatnya akan tetapi malah berkolusi dengan raja untuk membuat aturan yang sama sekali tidak berpihak kepada rakyat tapi justru malah menindas rakyatnya.  Berangkat dari sanalah rakyat mulai bangkit dan melahirkan aksi besar-besaran yang dinamakn revolusi Prancis. Rakyat berontak tehadp keadaan yang selama ini menindas mereka, hingga lahir ungkapan gantunglah raja teakhir dengan usus pendeta terakhir, menunjukkan bahwa begitu marahnya rakyat saat itu terhadap kepemimpinan raja.

Di bidang politik lahir satu ideology baru sebagai cabang dari sekulerisme, ideology ini dikenal denan sebutan demokrasi, dibidang social lahir ideology liberalism yang mengangkat konsep penyamarataan segala sesuatu, yang paling parah dan paling berbekas adlah ideology kapitalisme di bidang ekonomi yang jelas merupakan penyebab kemelaratan rakyat karena tertindas oleh para kaum kapitalis dalam persaingan merebut pasar. Idolologi kapitalisme tersebu juga merupakan cabang dari faham sekulerisme “pemisahan agama dari kehidupan”.

Manusia sebgai khalifah dimuka bumi, merupakan makhluk yang diciptakan oleh zat yang maha agung Allah SWT seharusnya sadar akan posisinya, arah hidupnya, dan kekurangannya dibandingkan penciptanya. Hal tersebut sudah semestinya sudah dimiliki oleh setiap muslimbahkan orang non muslim sekalipun seharusnya dia tahu bahwa dia diciptakan dibumi ini akan selalu terikat dengan sang pencipta sebagai pengatur hidup mereka. Memang tak semua orang menerima itu orang-orang sosialis misalnya mereka menentang mentah-mentah bahwa hidup mereka didunia terikat dengan tuhan, mereka menganggap bahwa tuhan hanya seperti “The Watch Maker” yang mana setelah menciptakan satu jam dia tidak ada kehendak atau ikatan lai antara dia dengan jam tersebut, sedangkan jam pun terus berputar sendiri tanpa ada yang mengaturnya lagi. Seperti itulah mereka posisi tuhan dalam anggapan mereka.

Dimata orang-orang Kristen barat, kaum kapitalis hidup di dunia hanya untuk bersenang senang, seperti yang telah diatur oleh sang khaliq pencipta manusia dn kehidupan, dimana setelah kehidupan ini selesai mereka telah dijamin dengan adanya srga yang telah dijamin unutk mereka. Satu hal yang perlu dicermati bahwa umat islam yang lemah imannya akan mudah ikut dalam gaya hidup kaum kapitalis ini yakni bagaimana agar kebahagiaan mereka didunia bisa terwujud dengan menghalalkan segala cara tanpa memperdulikan bahwa masih ada kehidupan kedua setelah mereka mati nanti.

Allah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur’an tentang apa sebenarnya maksud tuhan (Allah SWT) menciptakan manusia di muka bumi ini  “dan tidaklah aku (Allah) menciptakan jin dan manusia kecuali untuk berbadah kepadaku…”. Dalam ayat tersebut jelas dikatakan apa tujuan hidup sebenarnya

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: